• Jelajahi

    Copyright © MONITORINDONEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabar Terbaru

    RESMI JADI TERSANGKA, TIGA ORANG DIAMANKAN POLISI TERKAIT PEMBUNUHAN DI CIKARANG BARAT

    Kamis, 02 Juli 2026, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T04:44:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    RESMI JADI TERSANGKA, TIGA ORANG DIAMANKAN POLISI TERKAIT PEMBUNUHAN DI CIKARANG BARAT

     

    KABUPATEN BEKASI – MONITORINDONEWS.COM




    Kepolisian resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang menewaskan Faisal Anwar di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat. Ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Darmin, yang juga dikenal dengan nama Donal, serta seorang perempuan bernama Dita Restu Amanda atau akrab dipanggil Mondy. Kabar penetapan ini semakin meyakinkan setelah beredarnya foto ketiganya yang telah mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye.

     

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa ini dipicu oleh perselisihan yang berakar dari hubungan asmara. Diduga kuat, Darmin terbakar rasa cemburu yang meluap setelah mengetahui bahwa korban memiliki hubungan kedekatan dengan Mondy. Ketegangan yang terjadi akhirnya memuncak menjadi tindakan kekerasan berupa penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia seketika.

     

    Sebelum diamankan, Darmin sempat melarikan diri dari lokasi kejadian, namun akhirnya ia menyerahkan diri secara sukarela kepada pihak kepolisian. Sementara itu, untuk mengungkap kronologi kejadian secara lengkap serta memastikan peran masing-masing pihak, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi mata.

     

    Hingga saat ini, tim penyidik masih terus mendalami keterlibatan setiap tersangka serta melengkapi seluruh alat bukti yang diperlukan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya guna menghindari kesalahpahaman. "Tukasnya



    ( Saka Adi Wijaya )

     

     

    Komentar

    Tampilkan