KAB. BEKASI – MONITORINDONEWS
Usai menjadi sorotan tajam dan viral di berbagai platform media sosial, kasus sikap tidak menyenangkan yang dilakukan oleh oknum bidan di Puskesmas Cipayung akhirnya menemui titik terang. Pihak manajemen Puskesmas Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bergerak cepat menyambangi kediaman warga yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung, Rabu (20/05/2026).
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Cipayung, Ajat Jatnika, bersama beberapa staf bidan, mendatangi rumah Ida Suryani warga Desa Labansari yang sebelumnya mendapat perlakuan ketus saat hendak mendapatkan pelayanan kesehatan pada Selasa (18/05/2026) lalu.
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Oknum Bidan
Di hadapan keluarga Ida Suryani, Bidan Sumi selaku oknum pegawai yang viral tersebut secara ksatria mengakui kekhilafannya. Ia berdalih bahwa kondisi fisiknya yang sedang tidak prima menjadi pemicu sikap kurang harmonisnya saat melayani pasien.
> "Saya Bidan Sumi, atas nama Puskesmas Cipayung, mengklarifikasi kejadian yang sudah viral di medsos. Saya menyatakan mohon maaf kepada Ibu Ida terkait pelayanan di Puskesmas Cipayung yang membuat kecewa dan menyinggung perasaan Ibu Ida. Dikarenakan kondisi saya yang kurang kondusif (saat itu), oleh karena itu saya akan memperbaiki perkataan dan pelayanan di Puskesmas Cipayung ke depannya," ujar Bidan Sumi dengan nada penyesalan.
Janji Evaluasi Total dari Kepala Puskesmas
Senada dengan stafnya, Kepala Puskesmas (Kapuskes) Cipayung, Ajat Jatnika, juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Ida Suryani. Pihaknya berjanji momentum ini akan dijadikan bahan evaluasi total demi meningkatkan mutu pelayanan masyarakat yang ramah, sopan, dan humanis.
> "Kami memohon maaf atas kejadian hari Selasa kemarin terkait pelayanan yang membuat Ibu Ida tidak nyaman. Kami berjanji akan meningkatkan pelayanan yang ramah dan sopan kepada warga. Kami juga akan segera memberikan pengarahan serta pembinaan ketat kepada seluruh staf dan jajaran di Puskesmas Cipayung agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas Ajat Jatnika.
Sorotan Netizen terhadap Pelayanan Puskesmas
Kasus ini mencuat setelah cerita mengenai pelayanan ketus oknum bidan tersebut diunggah ke media sosial dan langsung mendapat respons masif dari netizen. Berdasarkan pantauan di kolom komentar unggahan yang viral tersebut, banyak warga lokal yang akhirnya ikut bersuara.
Sejumlah netizen menyebutkan bahwa kualitas pelayanan di Puskesmas Cipayung memang kerap dikeluhkan, di mana banyak masyarakat yang berobat merasa kecewa dengan sikap ketus atau kurang ramahnya oknum pegawai dan staf di sana.
Dengan adanya iktikad baik berupa kunjungan langsung dan permohonan maaf dari pihak Puskesmas Cipayung ini, masyarakat berharap ada perubahan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan tingkat pertama di wilayah Cikarang Timur, sehingga jargon pelayanan publik yang melayani dengan hati benar-benar bisa dirasakan oleh segenap warga.
Sumber : Abie FU
(REDAKSI)



