masukkan script iklan disini
BEKASI – Monitorindonews.com
Kondisi lingkungan di Desa Sukamulya, RT 04/06, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, kini memprihatinkan. Tumpukan sampah yang menumpuk di saluran air menyebabkan aliran air tersumbat, sehingga wilayah tersebut selalu tergenang air keruh dan kotor, bahkan berubah menjadi banjir setiap kali curah hujan tinggi.
Warga terpaksa harus berjalan menerobos air yang kedalamannya mencapai betis hingga lutut setiap kali hendak beraktivitas atau keluar rumah. Air yang menggenang terlihat bercampur sampah plastik dan limbah, berbau tidak sedap, serta berpotensi menjadi sarang penyakit seperti demam berdarah dan gangguan kulit.
Masalah ini sudah berlangsung lama namun belum ada penanganan yang serius. Warga menuntut perhatian dan tindakan nyata dari aparatur pemerintah desa setempat. Mereka meminta dilakukannya pekerjaan normalisasi saluran air dengan bantuan alat berat, mengingat tumpukan sampah dan endapan lumpur sudah sangat tebal dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan tenaga manusia biasa. Selain itu, diperlukan pengawasan ketat agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan ke aliran air.
Hingga saat ini, warga masih menunggu respons dan langkah konkret dari pihak berwenang demi mengembalikan kenyamanan dan keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
( SAKA Adi Wijaya )

