masukkan script iklan disini
KAB-BEKASI // – Monitorindonews.com
Sebuah peristiwa memilukan terjadi di Kampung Rawa Lintah, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada hari ini, Selasa 2 Juni 2026.
Sebuah iring-iringan kendaraan odong-odong yang sedang mengarak acara pengantin sunat berubah menjadi duka
mendalam setelah rombongan tersebut bersentuhan dengan kabel listrik yang terkelupas atau terpasang rendah di sepanjang jalan, sehingga menimbulkan sengatan listrik yang mematikan. Berdasarkan keterangan saksi dan informasi yang dihimpun dari warga setempat, saat kejadian berlangsung, odong-odong yang penuh dengan penumpang sedang berjalan melintasi jalanan kampung. Di atas kendaraan tersebut berdiri beberapa orang dewasa atau remaja yang postur tubuhnya cukup tinggi. Saat melewati titik tertentu, bagian tubuh salah satu dari mereka diduga bersentuhan langsung dengan kabel listrik yang berada di atas jalan. Kondisi kabel tersebut dikabarkan memiliki lapisan isolasi yang sudah rusak/terkelupas, atau
terpasang pada ketinggian yang tidak memenuhi standar keamanan, sehingga sangat rawan dan berbahaya bagi kendaraan tinggi maupun pejalan kaki. Akibat sentuhan tersebut, arus listrik langsung mengalir dan menyambar banyak orang yang berada di atas maupun di sekitar kendaraan odong-odong. Kepanikan melanda seketika, teriakan minta tolong terdengar di mana-mana saat korban-korban berjatuhan atau tersengat arus listrik. “Odong-odong itu sedang bawa rombongan pengantin sunat, suasana masih gembira dan ramai. Tapi tiba-tiba ada yang kena kabel listrik di atas. Kabelnya kayaknya sudah gak ada pelapisnya atau memang terlalu rendah jalannya. Orang-orang yang tinggi kena, terus kejadian itu. Saya dapat video dari saudara yang ada di lokasi, pemandangannya sangat mengerikan,” ungkap salah satu narasumber yang
menerima informasi langsung dari kerabatnya di lokasi kejadian. Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut segera bergegas memberikan pertolongan pertama dengan upaya memutus aliran listrik dan mengevakuasi korban. Korban yang jatuh dan mengalami luka bakar serta sengatan listrik langsung diangkut dan dibawa menggunakan kendaraan pribadi warga menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya. Berdasarkan informasi terbaru yang dikonfirmasi dari warga setempat, musibah ini memakan korban jiwa sebanyak 3 orang meninggal dunia. Selain itu, sedikitnya 10 orang lainnya
mengalami luka-luka, mulai dari luka bakar hingga syok berat, dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Identitas para korban belum bisa disampaikan secara rinci hingga berita ini diturunkan. Hingga saat ini, pihak berwenang dan tim terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian. Namun, warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius, mengingat kondisi jaringan kabel listrik di wilayah permukiman sering kali ditemukan dalam kondisi berantakan, terkelupas, atau terpasang rendah yang sangat
membahayakan keselamatan warga, terutama saat ada keramaian atau kendaraan yang melintas. Warga Kampung Rawa Lintah dan keluarga korban kini dilanda duka yang mendalam. Proses identifikasi jenazah dan penanganan korban luka-luka masih terus berlangsung di rumah sakit. Peristiwa ini menjadi pelajaran pahit dan mengingatkan kembali akan pentingnya keamanan instalasi listrik di lingkungan pemukiman agar musibah serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
( Saka Adi Wijaya )

