Insiden Tersengat Listrik Tewaskan 3 Orang, 80 Pekerja Seni Sisingaan Masih Ditahan di Polsek Cikarang Utara
Kabupaten Bekasi// Minitorindonews.com
Insiden nahas tersengat aliran listrik yang menimpa rombongan pekerja seni sisingaan di Kampung Ciberem, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (2/6/2026) kemarin, meninggalkan dampak beruntun. Selain merenggut nyawa tiga orang anggota rombongan, peristiwa itu juga membuat 80 pekerja seni lainnya harus masih berada di lingkungan Mapolsek Cikarang Utara hingga Rabu sore ini.
Hingga berita ini diturunkan, nasib puluhan pekerja seni tersebut belum jelas. Salah satu dari mereka mengaku belum mendapatkan kepastian kapan mereka diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Sejak malam setelah kejadian berlangsung, mereka terpaksa menginap dan menunggu proses hukum di area kantor polisi.
Keresahan pun muncul dari kalangan mereka, terutama terkait pemenuhan kebutuhan sehari-hari. “Mau makan siapa yang kasih makan,” ungkap salah satu pekerja seni dengan nada cemas, saat ditemui di lokasi.
Dari keterangan awal, kejadian berawal saat rombongan sedang melaksanakan kegiatan kesenian. Tanpa diduga, sebagian peralatan atau bagian dari atribut pertunjukan mereka bersentuhan dengan aliran listrik bertegangan tinggi, yang langsung menyebabkan sengatan listrik mematikan. Tiga orang di antaranya tidak tertolong dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi menyatakan masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa lokasi kejadian, serta menelusuri penyebab pasti terjadinya sengatan listrik tersebut, termasuk apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu insiden ini. Proses hukum masih berjalan, dan keberadaan 80 orang pekerja seni tersebut saat ini masih dibutuhkan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
( Saka Adi Wijaya )



